Manajemen Risiko – ISO/IEC 17025:2017

Setidaknya ada beberapa klausul yang mengidentifikasi kata risiko pada persyaratan ISO/IEC 17025:2017. Kata-kata risiko ini mengasosiasikan kita pada manajemen risiko yang harus dilakukan bagi laboratorium. Jadi persyaratan soal manajemen risiko menjadi persyaratan baru yang harus diimplementasikan dalam pengelolaan sistem manajemen laboratorium.

(Oh ya saya pernah dibully oleh seorang auditor bumn soal kata risiko ini. Yang benar adalah RISIKO bukan RESIKO hehehe maklum zaman dulu masih cuma sekedar ngikut istilah orang lain)

Klausul – klausul yang mencantumkan kata risiko tersebut diantaranya diantaranya adalah

Klausul 4

klausul 4.1.4

Laboratorium harus mengidentifikasi risiko terhadap ketidakberpihakannya secara berkelanjutan. Hal ini termasuk risiko yang timbul dari kegiatannya, atau dari hubungannya, atau dari hubungan personilnya. Namun demikian hubungan semacam itu tidak harus memberikan risiko ketidakberpihakan kepada laboratorium

Klausul 4.1.5

Jika risiko ketidakberpihakan diidentifikasi, laboratorium harus dapat menunjukkan cara menghilangkan atau meminimalkan risiko tersebut

Klausul 7

Klausul 7.8.6

Bila pernyataan kesesuaian dengan spesifikasi atau standar diberikan, laboratorium harus mendokumentasikan aturan keputusan yang digunakan, dengan memperhitungkan tingkat risiko (seperti menerima yang salah dan menolak yang salah dan asumsi statistik) yang terkait dengan aturan keputusan yang digunakan, dan menerapkan aturan keputusan tersebut

Klausul 7.10.1 huruf b

tindakan (termasuk menghentikan atau mengulangi pekerjaan dan menahan laporan, jika diperlukan) didasarkan pada tingkat risiko yang ditetapkan oleh laboratorium

Klausul 8

Klausul 8.1.2

– tindakan untuk mengatasi risiko dan peluang (lihat 8.5)

Klausul 8.5

Tindakan untuk mengatasi risiko dan peluang

Klausul 8.7 huruf (e)

memperbaharui risiko dan peluang yang ditentukan selama perencanaan, jika perlu

Klausul 8.9.2 huruf m

hasil identifikasi risiko

Tuh kan banyak kata – kata risiko dalam persyaratan.. itu sengaja tidak mencantumkan notes yang ada pada persyaratan yang mengandung kata risiko. Bila menggunakan fasilitas search di aplikasi, setidaknya terdapat 25 kata risiko yang muncul di persyaratan ISO / IEC 17025:2017. Dengan demikian maka perubahan terbesar dalam standar ISO / IEC 17025:2017 ini adalah proses pengelolaan risiko. Apalagi salah satu sumber input kaji ulang manajemen adalah hasil identifikasi risiko (lihat klausul 8.9.2 m).

Ketika pertamakali melihat dan belajar standar ISO/IES 17025:2017 maka yang mencolok adalah klausul 8.5 tindakan untuk mengatasi risiko dan peluang serta input kaji ulang manajemen di klausul 8.9.2 “hasil identifikasi risiko”. Hal ini disebabkan karena

  • kalau dimasukkan dalam salah satu persyaratan / klausul berarti penting
  • kalau dimasukkan dalam input masukan kaji ulang manajemen berarti wajib
  • kalau udah penting dan wajib berarti ini jadi hal yang baru yang harus diperhatikan
  • Kalau sudah begitu berarti harus ada pendalaman materi tentang risiko yang harus saya pelajari hehehe

Mau tidak mau saya harus mengkombinasikan pemahaman tentang ISO 31000 versi 2009 yang pernah saya pelajari untuk memahami dengan utuh konsep risiko dan peluang. Ndilalah pada februari 2018 standar ISO 31000:2009 diubah menjadi standar ISO 31000:2018, makin terpaculah untuk memahami konsep risiko (dan peluang?) pada ISO 31000:2018.

baca : ISO 31000:2018 : Panduan Manajemen Risiko

Dengan pemahaman dari ISO 9001:2015 dan ISO 14001:2015 yang telah terbit terlebih dahulu maka saya kemudian mendesain bagaimana sebuah laboratorium memenuhi persyaratan ini. Sehingga sebuah tabel sederhana untuk mencukupi persyaratan risiko dan peluang di laboratorium sebagai berikut :

risiko laboratorium

identifikasi risiko dan peluang laboratorium

Kira – kira paham maksud tabelnya ?? saya akan coba menjelaskannya yah pada tulisan berikutnya termasuk dengan melakukan variasi sesuai persyaratan ISO 31000:2018 sehingga anda akan lebih efektif melakukan pengelolaan risiko di laboratorium

baca selanjutnya di Penerapan Manajemen Risiko ISO / IEC 17025

Leave Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0Shares
WhatsApp KIRIM PESAN