Setelah lebih dari 1 dekade, ISO 22000:2005 sedang dalam proses revisi untuk disesuaikan dengan standar ISO terbaru. Proses revisi ini sampai tulisan ini dibuat (april 2018) berada pada posisi FDIS (februari 2018) sehingga selangkah lagi untuk menjadi standar sistem manajemen keamanan pangan terbaru ISO 22000:2018.

Standar Sistem Manajemen Keamanan Pangan ISO 22000:2018 direncanakan akan dikeluarkan pada bulan juni 2018. Berdasarkan beberapa dokumen DIS dan FDIS yang beredar maka diprediksi perubahan yang akan terjadi pada standar ini adalah sbb :

  • Dokumented Informastion menggantikan persyaratan untuk prosedur, catatan dan item dokumentasi lainnya.
  • Sebagai bagian dari pendekatan proses, ada 2 siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA), bukan satu. Satu siklus mencakup keseluruhan sistem manajemen keamanan pangan dan yang lainnya mencakup proses operasional.
  • Pemikiran berbasis risiko dibahas dalam dua (2) level; Risiko organisasi dan analisis bahaya (berdasarkan prinsip HACCP).
  • Rencana untuk mencapai tujuan untuk sistem manajemen keamanan pangan perlu dipersiapkan.
  • Setiap perubahan besar yang dapat mempengaruhi integritas sistem harus merupakan kegiatan yang direncanakan.
  • Pemasok dan subkontraktor perlu dievaluasi, dipilih, dipantau dan dievaluasi kembali sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
  • ISO / TS 22002-x series dipertimbangkan ketika memilih atau membangun PRP
  • Rekaman untuk pemilihan, penetapan, pemantauan yang berlaku dan verifikasi PRP harus disimpan.
  • Sistem pelacakan perlu diuji dan diverifikasi keefektifannya
  • Istilah tindakan pencegahan telah diperkenalkan untuk menangani potensi situasi darurat dan insiden.
  • Perubahan musiman yang diharapkan atau pola pergeseran dipertimbangkan ketika menggambarkan lingkungan proses untuk melakukan analisis bahaya.
  • Tindakan pengendalian sekarang dikategorikan untuk dikelola sebagai OPRP atau di CCP. Tindakan kontrol sekarang hanya terkait dengan bahaya yang signifikan dan tidak dikelola pada tingkat PRP. Pendekatan sistematis untuk mengidentifikasi setiap kategori sekarang berbeda. Langkah-langkah pengendalian dikelola karena OPRP memiliki kriteria tindakan yang dapat diukur dan / atau dapat diamati (istilah baru) sementara yang dikelola di CCP hanya memiliki batas kritis terukur yang memungkinkan koreksi tepat waktu.
  • Sebuah Rencana Pengendalian Bahaya yang mencakup rencana HACCP dan OPRP diperkenalkan.
  • Personel independen harus ditunjuk untuk melakukan kegiatan verifikasi untuk PRP, rencana pengendalian bahaya e.t.c

Sepertinya perubahan tersebut cukup signifikan, Jadi silahkan terus amati perkembangan standar ISO 22000:2018 dan amati perubahannya yang siginifikan di blog ini.

Per Juni 2018 standar ISO 22000 telah di revisi menjadi ISO 22000:2018 silahkan ikuti tulisan kami Persyaratan ISO 22000:2018 : Sistem Manajemen Keamanan Pangan  di http://www.trip-consultant.com/persyaratan-iso-220002018-sistem-manajemen-keamanan-pangan/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *