High Level Structure(HLS)

High Level Structure

High Level Structure (HLS) adalah istilah baru tapi lama dalam standar sistem manajemen ISO. Istilah ini baru disosialisasikan bersamaan dengan peluncuran standar ISO 14001:2015 dan ISO 9001:2015, Akan tetapi sebenarnya istilah ini sudah lama menjadi panduan dalam menyusun standar sistem manajemen oleh ISO

Istilah High Level Structure

Istilah High Level Structure merupakan istilah yang ditemukan pada dokumen Annex SL ISO/IEC Directives Part 1, 7th Edition 2016. High Level structure menjadi acuan ketika mengelompokkan persyaratan yang akan disusun. High Level Structure memaksa semua persyaratan ISO menggunakan metode pengelompokkan sebagai berikut

  1. Lingkup
  2. Referensi normatif
  3. Istilah dan Definisi
  4. Konteks Organisasi
  5. Kepemimpinan
  6. Perencanaan
  7. Dukungan
  8. Operasi
  9. Kinerja
  10. Perbaikan

Dari semua standar ISO terbaru yang telah diterbitkan yaitu ISO 27001:2013, ISO 14001:2015, ISO 9001:2015 dan ISO yang akan diterbitkan ISO 45001:2018 menggunakan model 10 pengelompokkan persyaratan ini. Hal ini tentunya memudahkan dalam melakukan integrasi ISO pada 1 perusahaan / organisasi karena pengelompokan persyaratan sudah dibuat lebih mudah untuk dimengerti.

STANDAR ISO 17025:2017

Terkecuali standar ISO 17025:2017 yang baru diterbitkan 1 desember 2017 lalu. Terlihat bahwa pola yang digunakan masih menggunakan struktur persyaratan lama yang memisahkan antara persyaratan dokumen dengan persyaratan teknis. Disini terlihat bahwa persyaratan teknis ada di klausul 7 sedangkan persyaratan manajemen ada di klausul 8. (saya akan menulis terkait perbedaaan ini pada posting lainnya) 

Kembali pada HLS, sesungguhnya penetapan pola yang sama pada setiap standar ini sangat menguntungkan organisasi dan merugikan konsultan. Dengan adanya pola ini maka sebenarnya setiap personil tentunya dapat memahami bagaimana sebuah sistem selalu mempunyai pola yang sama meski objek bahasan sistemnya berbeda. Begitu juga ketika melakukan audit internal, ketika melihat sebuah proses maka kita akan menemukan pola. Bila kondisi ketidaksesuaian terkait dengan proses / produk maka dia akan terkait dengan klausul 8 ISO 9001. Selain produk dan proses dia akan terkait dengan klausul 7 ISO 9001. Sedangkan bila terkait manajemen akan menyenggol klausul 5 atau 6 dan seterusnya.

Dari uraian diatas kita dapat menembak bagaimana hubungan antara klausul dengan penanggung jawab bagian / dept dari sebuah perusahaan. Jadi bila anda ingin melibatkan HRD dalam tim ISO silahkan suruh mereka pelajari klausul 7.1 dan 7.2. Bila anda ingin bagian purchasing terlibat maka silahkan lihat di klausul 8.4 ISO 9001:2015

Kira – kira seperti ini tabel penanggung jawabnya

KlausulBagian terkait ISO 9001Bagian terkait ISO 14001
4Manajemen puncak, MRManajemen puncak, MR
5Manajemen puncakManajemen puncak
6Manajemen puncak, MRManajemen puncak, MR
7SDM, MaintenanceSDM, Maintenance
8Marketing, Produksi, pembelian, pengiriman, purna jualHSE, lingkungan
9SemuaHSE, lingkungan, Manajemen puncak
10SemuaHSE, lingkungan, Manajemen puncak
tabel penanggung jawab sesuai klausul
Share this
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll to Top